Dinas Perpustakaan Kabupaten Kolaka Utara

Kunjungan Dinas Perpustakaan Kab. Kolaka Utara ke Gedung Perpustakaan Desa Sarambu

BLT DD TA 2026

Penyaluran BLT Dana Desa Tahap 1 Bulan Januari s/d Bulan Maret Anggaran Tahun 2026

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 21 Mei 2026

DESA SARAMBU

 


Penyaluran Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) Dana Desa Anggaran Tahun 2026 Bulan Januari s/d Bulan Maret sebesar Rp. 900.000,-. Di Desa Sarambu terdapat penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai Dana Desa yang berjumlah 2 ( dua ) Kepala Keluarga yang di salurkan pada tanggal 20 Maret 2026.


DESA SARAMBU

Kunjungan Dinas Perpustakaan Kabupaten Kolaka Utara Di gedung perpustakaan Desa Sarambu.
pada tanggal 21 april 2026.
untuk monitoring gedung perpustakaan yang ada di Desa Sarambu.
Di Desa Sarambu terdapat Gedung sekolah mulai dari TK/Paud, SDN 08 Porehu dan SMUN 01 Porehu, dan masyarakat Desa Sarambu sangat mendukung adanya perpustakaan desa untuk membaca dan menambah ilmu anak-anak penerus bangsa.

Dinas perpustakaan kabupaten kolaka utara sangat membantu untuk mengisi atau mengajukan permohonan untuk memasukkan buku-buku di perpustakaan Desa Sarambu. (juwahid).
 

Senin, 18 Mei 2026

KONDISI KANTOR DESA

 Larui, sebuah desa yang terletak di antara lembah-lembah gugusan pegunungn Verbeck. Dimana desa ini pada wilayah Kec.Porehu Kabupaten Kolaka Utara Provinsi Sulawesi Tenggara.

Untuk mencapai Larui dari ibukota Kec.Porehu (Desa Bangsala), dan dari ibukota kabupaten, Lasusua, ke ibukota Kec.Porehu membutuhkan waktu sekitar 3 jam - 4 jam.

Sementara kondisi jalan menuju Larui, membutuhkan jarak tempuh sekitar 20 Km dengan kondisi jalan yang memprihatikan. Kndisi cukup memperhatinkan dengan kondisi jalan tanah / kerikil (pengerasan), sehingga kadang warga untuk mencapai ibukota harus berjalan kaki, apalagi kalau musim hunaj, dimana kendaraa roda dua sulit mengkases.(RWING, S.Kom)